{"id":1055,"date":"2011-12-28T14:25:12","date_gmt":"2011-12-28T07:25:12","guid":{"rendered":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/?p=1055"},"modified":"2011-12-28T14:26:41","modified_gmt":"2011-12-28T07:26:41","slug":"cerita-menarik-dan-unik-dari-negeri-jiran","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/?p=1055","title":{"rendered":"Cerita Menarik dan Unik dari Negeri Jiran"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/DSC_1253.jpg\"><img loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/DSC_1253-300x200.jpg\" alt=\"\" title=\"DSC_1253\" width=\"300\" height=\"200\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1056\" srcset=\"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/DSC_1253-300x200.jpg 300w, http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/DSC_1253-1024x682.jpg 1024w, http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/DSC_1253.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p>KUALA LUMPUR- BMT Summit 2011 berlangsung di Jakarta-kuala lumpur menjadi menarik dan memberi suasana sendiri dalam perkembangan BMT-BMT di Indonesia. Selain karena BMT yang selama ini masih tergolong bergerak didesa-desa dan juga konnsisten melayani kebutuhan umat dilevel bawah atau mikro.<br \/>\nMalaysia, bagi orang Indonesia menjadi negara yang sering membuat darah mendidih, alasannya sederhana, karena selalu mengalahkan olah raga favorit di Indonesia, sepok bola. Terakhir, dengan scor 1-0 di Sea Games 2011di Palembang. Bertepatan dengan pemberangkatan rombongan PBMT Indonesia ke Malaysia.<br \/>\nBenak-benak akan jadi guyonan dan ledekan antar negara satu rumpun tertanam dalam pikiran peserta rombongan, mesti sebagian ada yang nyeletuk dengan rendah hati, kita harus belajar kepada siapa saja dan apa saja yang lebih unggul dari kita. Walau belum bisa menerima sepenuhnya, sepertinya memang begitu jika ingin unggul dimasa depan, sambil mengiyakan pendapat, tanda setuju.<br \/>\nMemang, bicara lembaga keuangan Islam, malaysia lebih maju dan lebih berkembang dari Indonesia. Salah satu alasannya adalah mereka dapat dukungan penuh dari pemerintah (Top Down), sedang BMT-BMT Indonesia harus berjuang sendiri untuk mandiri (bottom-up). Perlu kita akui, Malaysia mempunyai visi besar yakni visi 2020, menjadi salah satu negara maju di Asia yang digagas oleh perdana menteri Mahatir muhamad.<br \/>\nNiat belajar, melihat langsung dan merasakan kondisi negeri jiran, membuat langka rombongan PBMT Indonesia menjadi semakin mantap dan optimis dimasa depan, apalagi PBMT Indonesia setelah mendeklarasikan Haluan BMT 2020 yang tak jauh berbeda dengan visi 2020 Malaysia.<br \/>\nMeski masih satu rumpun, yakni melayu. Para rombongan tidak merasa bingung dan belajar bahasa lain, mirip-miriplah, kata sebagian peserta. Belum tahu, bahwa mirip-mirip itu juga ada yang berbeda. <\/p>\n<p>Humor dan kelakar<br \/>\nAda sebagian peserta mengatakan bukan Indonesia kalau belum membuat kekurangan menjadi kelebihan, tidak mengerti sepenuhnya bahasa melayu adalah kekurangan, tapi bagaimana kekurangmengertian menjadi bahasa universal, kesalingpahaman. Minimal paham apa yang dimaksudkan lawan bicara.<br \/>\nEmy, salah satu pemandu bis wisata selama perjalanan di malaysia, orang cerewet dan suka berkelakar khas melayu. Satu lagi, sedikit centil dan sesuatu banget. Mesti asing ditelingah tapi menarik untuk selalu didengar. Ingat bahasa roman melayu Indonesia, Siti Nurbaya tahun 90-an dan Diva dari negeri jiran Siti Nurhaliza.<br \/>\nEmy dengan nada ceplas-ceplos mengatakan \u201ckita akan pusing-pusing biar seronok-seronok\u201d, para peserta semua bingung, apa maksudnya? Rombongan pun, menanyakan apa artinya? Eh.., ternyata, pusing-pusing itu artinya keliling-keliling dan seronok artinya bahagia atau senang. Gelak tawa pun terdengar kompak para peserta roudshow BMT.<br \/>\nTak hanya itu, peserta juga dilarang ketika haus mengatakan \u201cminta Aqua\u201d sebagaimana kebiasaan di Indonesia, karena Aqua bermakna orang berkemaluan ganda (banci) di Malaysia. Tetapi menggunakan \u201cminta air mineral\u201d. \u201cada-ada saja\u201d komentar salah satu peserta.<br \/>\nPak Prof. Akhyar adnan, dewan pakar PBMT Indonesia dan juga guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta lulusan Internationa Islamic University Malaysia (IIUM) menambahkan jangan sekali-kali menggunakan kata \u201cbutuh\u201d karena di malaysia mempunyai arti yang tidak bagus yakni alat kemaluan. Tapi memakai kata \u201cperlu\u201d.<br \/>\nDan itu kejadian betul, ketika berada di IIUM, salah satu peserta lupa menggunakan \u201cbutuh\u201d ketika bertanya kepada pihak Universitas, tak disangka sebagian peserta tertawa dan senyum-senyum kecil, tapi untung temen sebelahnya mengingatkan.<br \/>\nYang menarik lagi, semua istilah-istilah tadi menjadi bumbu-bumbu penyedap disepanjang tiga hari saat berada di Malaysia. Dan semua peserta BMT Summit 2011 optimis bisa menjalankan Haluan BMT 2020 dengan perjuangan keras dan tetap selalu meminta ridha dari Allah Swt. Menjadi seperti Malaysia tidak ada yang tidak mungkin. Amin.  <\/p>\n<p>sumber: zubaer<\/p>\n<p>Yang menarik lagi, semua istilah-istilah tadi menjadi bumbu-bumbu penyedap disepanjang tiga hari saat berada di Malaysia. Dan semua peserta BMT Summit 2011 optimis bisa menjalankan Haluan BMT 2020 dengan perjuangan keras dan tetap selalu meminta ridha dari Allah Swt. Menjadi seperti Malaysia tidak ada yang tidak mungkin. Amin.  <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUALA LUMPUR- BMT Summit 2011 berlangsung di Jakarta-kuala lumpur menjadi menarik dan memberi suasana sendiri dalam perkembangan BMT-BMT di Indonesia. Selain karena BMT yang selama ini masih tergolong bergerak didesa-desa dan juga konnsisten melayani kebutuhan umat dilevel bawah atau mikro. Malaysia, bagi orang Indonesia menjadi negara yang sering membuat darah mendidih, alasannya sederhana, karena selalu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1055"}],"collection":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1055"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1055\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1060,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1055\/revisions\/1060"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}