{"id":1006,"date":"2011-10-13T20:37:44","date_gmt":"2011-10-13T13:37:44","guid":{"rendered":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/?p=1006"},"modified":"2011-10-13T20:42:30","modified_gmt":"2011-10-13T13:42:30","slug":"proposal-bmt-summit-2011","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/?p=1006","title":{"rendered":"PROPOSAL BMT SUMMIT 2011"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/bmtsummit-INOVASI.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-1007\" title=\"bmtsummit-INOVASI\" src=\"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/bmtsummit-INOVASI-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/bmtsummit-INOVASI-300x199.jpg 300w, http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/wp-content\/uploads\/bmtsummit-INOVASI-1024x682.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>I. <\/strong><strong>DASAR PEMIKIRAN<\/strong><\/p>\n<p>Era perjuangan rintisan berdiri dan beroperasinya \u00a0<em>Baitul Mal wa Tamwil<\/em> (BMT) sejak tahun 1980-an berlangsung sekitar lima belas tahun. Era pertumbuhan yang luar biasa kemudian terjadi pada pertengahan tahun 1990-an. Sejak kurun itu, fenomenanya bisa disebut sebagai gerakan BMT, karena berskala nasional dan cukup masif.<\/p>\n<p>Kini, jutaan orang bisa dilayani oleh ribuan BMT dengan jaringan kantor dan jejaring usahanya. Puluhan ribu pegiatnya secara langsung bisa \u201chidup\u201d, bekerja sekaligus berjuang, dalam gerakan BMT. Ratusan ribu usaha produktif, sebagian besar berukuran mikro (sangat kecil), dapat dibantu untuk bertumbuh atau sekurangnya mempertahankan diri. Ratusan ribu orang lainnya berhasil ditolong dari keadaan darurat dalam memenuhi kebutuhan hidup yang vital.<\/p>\n<p>Statistik yang akurat tentang BMT memang belum tersedia dan tak sepenuhnya dapat diverifikasi. Pusat Inkubasi Usaha Kecil (Pinbuk) pernah mengemukakan data dan memiliki daftar rinciannya bahwa sampai dengan pertengahan tahun 2006, terdapat sekitar 3200 BMT yang beroperasi di Indonesia. Pinbuk juga membuat perkiraan akan aset total BMT, yang diperhitungkan telah mencapai Rp 1,5 trilyun pada tahun 2005 dan Rp 2 triliun pada tahun 2006. Anggota dan calon anggota yang dilayani pada dianggap sekitar 3 juta orang.<\/p>\n<p>Berdasar data Perhimpunan BMT Indonesia, dilengkapi pencermatan atas data Pinbuk, data kementerian koperasi, maka diperkirakan ada sekitar 3.900 BMT yang operasional sampai dengan akhir tahun 2010. Sebagian BMT yang sebelumnya ada dalam daftar Pinbuk memang tidak aktif lagi, namun banyak pula yang baru bermunculan. Total aset yang dikelola mencapai nilai Rp 5 trilyun, nasabah yang dilayani sekitar 3,5 juta orang, dan jumlah pekerja yang mengelola sekitar 60.000 orang.<\/p>\n<p>Dengan demikian, BMT secara faktual berkembang menjadi salah satu lembaga keuangan mikro (LKM) yang penting di Indonesia, baik dilihat dari kinerja keuangan maupun jumlah masyarakat yang bisa dilayaninya. Segala kelebihan yang biasa dimiliki oleh LKM pun menjadi karakter BMT. Salah satunya, sebagaimana banyak diketahui, LKM lebih tahan terhadap goncangan perekonomian akibat faktor eksternal Indonesia, sebagaimana yang dibuktikan pada era krisis ekonomi 1997\/98.<\/p>\n<p>Dinamika BMT memberi kontribusi cukup besar pula bagi meningkatnya kepercayaan masyarakat pada nilai-nilai luhur. Baik yang berasal dari Islam secara syariah, maupun dari yang memang secara fitri merupakan bawaan manusia. Gairah untuk saling tolong menolong, memberi dan menerima, tanpa disertai rasa keangkuhan maupun rasa rendah diri, mulai berhasil ditegakkan kembali. Kepercayaan diri sebagai manusia bermartabat, serta kepercayaan kepada orang lain juga sebagai manusia yang bermartabat, ditambah dengan rasa optimis menghadapi persoalan ekonomi, perlahan-lahan berhasil ditumbuhkan.<\/p>\n<p>Perhimpunan BMT (PBMT) Indonesia telah menegaskan bahwa jati diri BMT adalah lembaga dakwah. Secara historis, pendirian dan perkembangan gerakan BMT selalu berkaitan dengan nilai-nilai Islam dan respon atas kondisi umat Islam. Para pegiat pun berupaya mengedepankan berbagai identitas keislaman dalam operasionalisasinya, termasuk dalam proses dan kinerja sebagai badan usaha yang melaksanakan prinsip-prinsip syariah. Secara penamaan, lembaga beserta produk-produknya, mengesankan citra Islami. Konsekwensi logis dari semua itu, BMT harus bertanggungjawab untuk <em>istiqamah<\/em> terhadap jati diri yang demikian. Tidak saja kepada <em>stakeholder<\/em> yang bersifat sosiologis, melainkan juga bertanggung jawab kepada Allah <em>Subhanahu wa ta\u2019ala<\/em>.<\/p>\n<p>Jati diri itu diimplementasikan ke dalam beberapa ciri pokok atau identitas utama dari BMT. <em>Pertama<\/em>, sebagai Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang menjadi motor penggerak sektor usaha mikro dan usaha kecil (UMK). Dengan fokus penyaluran kepada sektor UMK yang merupakan tumpuan hidup dari mayoritas rakyat Indonesia, maka diharapkan produktifitas masyarakat secara keseluruhan menjadi meningkat. <em>Kedua<\/em>, ciri pokok yang terkait fungsi Mal dalam aktivitas BMT. Fungsi Mal adalah sebagai salah satu alat pemberdayaan kaum miskin dengan skema-skema tertentu yang tak berdasar perhitungan bisnis atau keuangan. <em>Ketiga,<\/em> sebagai lembaga keuangan syariah, yang sepenuhnya tunduk kepada prinsip-prinsip dan aturan main syari\u2019ah.<\/p>\n<p>Akan tetapi, PBMT Indonesia menyadari bahwa perkembangan yang terbilang pesat itu belum optimal jika dilihat dari potensi yang jauh lebih besar. Ada banyak kendala dan tantangan dalam operasional, serta masih belum ada dukungan penuh dari beberapa pihak yang sebetulnya dibutuhkan. Tantangan internal terpenting diantaranya adalah: soal kepatuhan syariah (<em>syariah compliance<\/em>), soal mempertahankan idealisme gerakan, soal profesionalisme pengelolaan, soal pengembangan sumber daya insani, dan soal kerjasama antar BMT. Sementara itu, tantangan eksternal yang utama adalah: dinamika makroekonomi, masalah kemiskinan yang masih menghantui perekonomian Indonesia, dinamika sektor keuangan yang belum menempatkan keuangan mikro sebagai pilar utama, serta masalah legalitas dan regulasi untuk BMT.<\/p>\n<p>PBMT Indonesia mendukung perlunya aturan main yang lebih jelas dan rinci terkait operasional keuangan mikro. Disadari bahwa kepastian hukum akan menguntungkan semua pihak, terutama rakyat kecil. LKM dibutuhkan antara lain karena fleksibilitasnya, kemudahan dan kecepatan pelayanan, maka regulasi diperlukan LKM agar dapat memberikan pelayanannya secara <em>sustain <\/em>(berkelanjutan). Undang-undang perbankan yang memungkinkan perbankan melayani usaha mikro, dalam kenyataannya masih belum mampu memberikan pelayanan sebagaimana yang diinginkan oleh usaha mikro dan masyarakat berpenghasilan rendah.<\/p>\n<p>Sementara itu pula, PBMT Indonesia berkeinginan kuat untuk mengikuti dan mematuhi ketentuan syariah. Sekalipun menghadapi masalah yang cukup kompleks, upaya tersebut telah ditunjukkan dengan sangat jelas. Berbagai produk BMT dalam tahun-tahun belakangan merujuk kepada pedoman bagi perbankan syariah pada khususnya, serta fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) pada umumnya. Akad-akad yang dipergunakan sebagai pendukung produk tersebut terlihat lebih baku dengan rujukan yang cukup jelas. Mayoritas BMT memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) atau yang bertugas serupa itu, dan cukup dilibatkan dalam operasional. Belakangan, PBMT Indonesia meneruskan usaha yang telah dirintis oleh berbagai pihak dari internal BMT sendiri, namun tetap mengikuti fatwa DSN-MUI serta mengadaptasi akad perbankan syariah. Dikenallah Pedoman Akad Syariah (PAS) BMT 001 yang ditetapkan pada tahun 2005, kemudian PAS BMT 002 pada tahun 2007, dan PAS BMT 003 pada tahun 2011. Tujuannya adalah agar seluruh produk dan transaksi keuangan mikro syariah BMT benar-benar dilakukan sesuai kaidah syariah secara utuh. Selain itu, pentingnya pembuatan akad bagi BMT karena lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) tersebut tidak dapat disamakan dengan lembaga keuangan syariah (LKS) lainnya seperti bank dan asuransi syariah. BMT memiliki penerapan akad berbeda dalam sejumlah produknya dibandingkan LKS lain.<\/p>\n<p>Musyawarah Nasional PBMT Indonesia April 2010 juga telah menetapkan suatu cetak biru yang dinamakan <strong><em>\u201cHaluan BMT 2020\u201d<\/em><\/strong> dengan tujuan mengidentifikasi tantangan utama yang akan dihadapi oleh gerakan BMT pada sepuluh tahun mendatang. Haluan memuat penjelasan tentang jati diri BMT, semacam identitas dan citra diri yang melandasi operasi BMT serta menginspirasi para pegiatnya. Haluan juga mengetengahkan sekumpulan inisiatif strategis dengan prioritas yang jelas, sehingga para <em>stakeholder <\/em>dalam kegiatan pengembangan usaha BMT dapat memiliki pedoman untuk menyelaraskan aktivitasnya.<\/p>\n<p>PBMT Indonesia selama dua tahun terakhir menyelenggarakan pula pertemuan tahunan yang disebut BMT Summit, yang pada tahun lalu dikemas sebagai \u201cBMT SUMMIT dan TOP MANAGEMENT BMT WORKSHOP\u201d pada tanggal 22-24 Oktober 2010 di hotel Bidakara Jakarta. Acara yang dihadiri oleh sekitar 150 manajer puncak dan pengurus BMT dari berbagai wilayah di Indonesia tersebut diyakini telah berhasil memperkuat konsolidasi antar BMT, mempertegas jati diri, memperkaya wawasan para top manajer, serta memperluas komunikasi kepada pihak lain.<\/p>\n<p>BMT Summit 2011 dirancang sebagai lanjutan dari pertemuan tahunan sebelumnya serta disinergiskan dengan berbagai kegiatan dan tahap konsolidasi yang sudah dilakukan jaringan PBMT Indonesia. Secara internal, penekanan diberikan pada dua hal. <strong><em>Pertama<\/em><\/strong>, peningkatan kualitas sumber daya insani, yang dalam hal manajer puncak atau pengurus adalah pematangan visi. <strong><em>Kedua<\/em><\/strong>, peningkatan standarisasi operasional di lingkungan PBMT Indonesia. Sedangkan secara eksternal adalah peningkatan publikasi dan sosialisasi yang menegaskan posisioning BMT dalam perekonomian nasional.<\/p>\n<p>Acara yang akan diikuti oleh sekitar 150 manajer puncak BMT dari berbagai wilayah di Indonesia itu terdiri dari dua bagian. Pertama, berupa forum musyawarah (<em>summit<\/em>) yang melanjutkan pembahasan beberapa tema utama yang telah diputuskan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, disertai evaluasi perkembangan mutakhir dari gerakan BMT. Kedua, berupa forum komunikasi para manajer puncak dan pengurus BMT dengan pihak luar yang dianggap penting dan relevan. Pada bagian kedua diharapkan terjadi komunikasi yang optimal dengan para narasumber secara timbal balik sehingga berfungsi pula sebagai media publikasi gerakan BMT ke pihak lainnya.<\/p>\n<p>Atas dasar pemikiran di atas, BMT Summit 2011 menilai amat perlu memfasilitasi para manajer puncak dan pengurus BMT untuk berkomunikasi secara langsung dengan dua tokoh besar, negarawan dari dua Negara yang diakui sangat visioner \u00a0Yaitu, <strong><em>Bapak Drs.H.M. Jusuf Kalla<\/em><\/strong><strong> <\/strong>dan <strong><em>Bapak Dr. Mahathir Muhammad<\/em><\/strong>. Dari beliau berdua diharapkan para pegiat BMT mempertajam visi nya dalam membangun masa depan.<\/p>\n<p>Secara teknis, BMT Summit 2011 akan diselenggarakan di Jakarta dan Kuala Lumpur. Pada hari pertama dan kedua diselenggarakan di Jakarta, dimana sebagian besar acara adalah bersifat rapat internal dan forum dengan beberapa nara sumber. Hari ketiga dan keempat diselenggarakan di Kuala Lumpur, dimana sebagian besar acara adalah silaturahmi dan komunikasi dengan beberapa pihak luar.<\/p>\n<p><strong>II. <\/strong><strong>NAMA KEGIATAN <\/strong><\/p>\n<p><strong><em>\u201cBMT SUMMIT 2011\u201d<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong>III. <\/strong><strong>TEMA<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>\u201cMempertegas posisi BMT dalam dinamika perekonomian nasional kini dan mendatang\u201d<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong>IV. <\/strong><strong>TUJUAN<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Mengkonsolidasikan      langkah dan kebijakan BMT-BMT<\/li>\n<li>Mempertajam visi para manajer puncak dan      pengurus BMT<\/li>\n<li>Memperkuat <em>positioning<\/em> BMT dalam perekonomian Indonesia<\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li><strong>V. <\/strong><strong>TARGET<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li>Diikuti oleh 150      jajaran manajer puncak dan pengurus BMT \u00a0berbagai wilayah Indonesia<\/li>\n<li>Para peserta mampu menjelaskan Visi BMT 2020<\/li>\n<li>Para peserta memahami dan mampu menjelaskan <em>positioning<\/em> BMT dalam perekonomian      Indonesia<\/li>\n<li>Para peserta memahami tantangan perkembangan      BMT dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang<\/li>\n<li>Para peserta terinspirasi untuk pengembangan      BMT masing-masing<\/li>\n<li>Ada kesepakatan dan rekomendasi mengenai      langkah strategis bagi gerakan BMT setahun ke depan<\/li>\n<li>Ada publikasi luas mengenai BMT Summit 2011<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>VI. <\/strong><strong>BENTUK <\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Musyawarah<\/li>\n<li>Ceramah nara sumber<\/li>\n<li>Diskusi<\/li>\n<li>Kunjungan\/Silaturahmi<\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li><strong>VII. <\/strong><strong>WAKTU <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Ahad, 20 Nopember 2011 s\/d Kamis, 24 Nopember 2011<\/p>\n<p><strong>VIII. <\/strong><strong>TEMPAT<\/strong><\/p>\n<p>Jakarta dan Kuala Lumpur<\/p>\n<p><strong>IX. <\/strong><strong>PANITIA<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Panitia Pengarah<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u00fc\u00a0 Ketua\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0 : \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Awalil Rizky<\/p>\n<p>\u00fc\u00a0 Anggota : \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 a) Jularso\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 d) Mursida Rambe<\/p>\n<p>b) Saat Suharto\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 e) Muhammad Ridwan<\/p>\n<p>c) Asep Sudrajat<\/p>\n<ol>\n<li>Panitia Pelaksana<\/li>\n<\/ol>\n<p>\u00fc\u00a0 Ketua\u00a0\u00a0\u00a0  : \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ahmad Tarkalil<\/p>\n<p>\u00fc\u00a0 Anggota:\u00a0\u00a0\u00a0 a)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ida Farida\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 d) Chozin Amirullah<\/p>\n<p>b)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0Desiyana Riana Yulia\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 e) Niam Masykuri<\/p>\n<p>c)\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Media Arief Rizqie<\/p>\n<p><strong>X. <\/strong><strong>ANGGARAN<\/strong><\/p>\n<p>Terlampir<\/p>\n<p><strong>XI. <\/strong><strong>AGENDA<\/strong><\/p>\n<table border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\"><strong>Minggu 20 Nop<\/strong><\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">13.00 \u2013 14.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Registrasi dan Check in<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">14.00 \u2013 14.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Cofee Break<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">14.30 \u2013 15.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Acara Pembukaan internal<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">15.00 \u2013 16.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Pengarahan DPP Perhimpunan BMT Indonesia<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">16.00 \u2013 17.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Ceramah <em>bapak Erie Sudewo<\/em> tentang karakter bulding<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">17.30 \u2013 19.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">ISHOMA<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">19.30 \u2013 21.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Laporan Kegiatan DPP dan Rencana Kerja 2012<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">21.30 \u2013 22.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Laporan PBMT Ventura<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\"><strong>Senin 21 Nop<\/strong><\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">06.30 \u2013 07.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan Pagi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">07.30 \u2013 08.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Penjelasan tentang Haluan BMT<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">07.30 \u2013 09.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Penjelasan tentang BMT Institute dan sertifikasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">09.30 \u2013 10.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Coffee break<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">09.45 \u2013 10.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Seremoni Pembukaan (dengan undangan)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">10.30 \u2013 12.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Ceramah Bapak <strong><em>Drs.H.M. Jusuf Kalla<\/em><\/strong> (Mantan Wakil   Presdien RI)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">12.30 \u2013 14.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan Siang<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">14.00 \u2013 15.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Ceramah bapak <em>Parni Hadi<\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">15.30 \u2013 17.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Ceramah bapak <em>Ir. Adiwarman   Karim SE,MBA,MSc<\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">17.15 \u2013 19.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">ISHOMA<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">19.30 &#8211;\u00a0 21.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Ceramah bapak\u00a0 <em>Dr. M. Syafi\u2019I Antonio<\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">21.30 \u2013 22.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Pengarahan tentang Perjalanan ke Kuala Lumpur<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\"><strong>Selasa 22 Nop<\/strong><\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">05.00 \u2013 05.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan Pagi dan Check   out<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">05.30 \u2013 07.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke Bandara   Soetta<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">07.30 \u2013 09.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Check in Bandara dan   waiting flight<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">09.00 \u2013 12.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Flight ke Kuala Lumpur<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">12.00 \u2013 13.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke Hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">13.00 \u2013 14.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan siang dan Check in   Hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">14.30 \u2013 15.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke kantor PPZ<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">15.00 \u2013 17.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\"><em>Silaturahmi dengan Manajemen PPZ<\/em><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">17.00 \u2013 17.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke Hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">17.30 \u2013 19.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">ISHOMA<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">19.30 \u2013 20.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke Kedubes RI<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">20.00 \u2013 22.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan malam dgn masyarakat   Indonesia\/Dubes RI<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">22.00 \u2013 22.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke Hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\"><strong>Rabu 23 Nop<\/strong><\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">07.00 \u2013 08.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan Pagi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">08.00 \u2013 12.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Tour Kota dan ke kampus   Universitas Kebangsaan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">12.00 \u2013 13.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">ISHOMA<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">13.00 \u2013 14.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke pertemuan   dengan Dr. Mahathir Mohammad<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">14.00 \u2013 16.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Ceramah <strong><em>Bapak Dr. <\/em><\/strong><strong><em>Mahathir Mo<\/em><\/strong><strong><em>hammad<\/em><\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">16.00 \u2013 22.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Tour Kota<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">22.00 \u2013 22.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Perjalanan ke Hotel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\"><strong>Kamis 24 Nop<\/strong><\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">07.00 \u2013 08.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan Pagi dan Check out<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">08.00 \u2013 12.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Tour Kota<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">12.00 \u2013 13.00<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Makan siang dan perjalanan   ke Bandara<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">13.00 \u2013 14.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Check in dan waiting   flight<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"123\" valign=\"top\">14.30 \u2013 15.30<\/td>\n<td width=\"502\" valign=\"top\">Flight to   Jakarta\/Solo\/Bandung<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><strong>ANGGARAN BMT SUMMIT 2011<\/strong><\/p>\n<table border=\"1\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\"><strong>NO<\/strong><\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\"><strong>URAIAN<\/strong><\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\"><strong>SATUAN (Rupiah)<\/strong><\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\"><strong>JUMLAH (Rupiah)<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">1<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">SOSIALISASI DAN PUBLIKASI<\/p>\n<ul>\n<li>Sosialisasi melalui fax dan surat<\/li>\n<li>Sosialisasi melalui email, website,   facebook<\/li>\n<li>Sosialisasi melalui media cetak<\/li>\n<li>Sosialisasi melalui pers release<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">2.500.000<\/p>\n<p>&#8211;<\/p>\n<p>25.000.000<\/p>\n<p>5.000.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">27.500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">2<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA<\/p>\n<ul>\n<li>Cetak Undangan dan Proposal<\/li>\n<li>Pengiriman Undangan dan Proposal<\/li>\n<li>Alat tulis kantor<\/li>\n<li>Biaya komunikasi (telpon, voucher pulsa)<\/li>\n<li>Tas dan tools Kits Peserta<\/li>\n<li>Penggandaan Bahan Rapat dan diskusi<\/li>\n<li>Kaos Peserta<\/li>\n<li>Plakat\/vandel<\/li>\n<li>Backdrop, stage dan Desain<\/li>\n<li>Dokumentasi (Foto dan Video)<\/li>\n<li>Laporan Pelaksanaan dan Penggandaannya<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">3.000.000<\/p>\n<p>2.500.000<\/p>\n<p>500.000<\/p>\n<p>1.500.000<\/p>\n<p>15.000.000<\/p>\n<p>1.500.000<\/p>\n<p>15.000.000<\/p>\n<p>6.000.000<\/p>\n<p>7.500.000<\/p>\n<p>5.000.000<\/p>\n<p>2.500.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">60.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">3<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">BIAYA PERSONALIA<\/p>\n<ul>\n<li>Organizer<\/li>\n<li>Nara Sumber<\/li>\n<li>Undangan khusus (wartawan)<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">25.000.000<\/p>\n<p>20.000.000<\/p>\n<p>15.000.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">50.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">4<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">AKOMODASI, KONSUMSI &amp; TRANSPORTASI   JAKARTA<\/p>\n<ul>\n<li>Transportasi local<\/li>\n<li>Akomodasi di Jakarta<\/li>\n<li>Konsumsi di Jakarta<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">15.000.000<\/p>\n<p>60.000.000<\/p>\n<p>30.000.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">105.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">5<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">TRANSPORTASI JAKARTA \u2013 KUALA LUMPUR<\/p>\n<ul>\n<li>Tiket dan airportax pulang-pergi<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">300.000.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">300.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">6<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">AKOMODASI, KONSUMSI &amp; TRANSPORTASI DI   KL<\/p>\n<ul>\n<li>Transportasi local<\/li>\n<li>Akomodasi di Kuala Lumpur<\/li>\n<li>Konsumsi di Kuala Lumpur<\/li>\n<li>Tiket tempat wisata<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">75.000.000<\/p>\n<p>60.000.000<\/p>\n<p>45.000.000<\/p>\n<p>15.000.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">195.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\">7<\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\">LAIN \u2013 LAIN<\/p>\n<ul>\n<li>Lain-lain dan yang tak terduga<\/li>\n<\/ul>\n<\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\">22.500.000<\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\">22.500.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"43\" valign=\"top\"><\/td>\n<td width=\"336\" valign=\"top\"><strong>TOTAL ANGGARAN <\/strong><\/td>\n<td width=\"132\" valign=\"top\"><\/td>\n<td width=\"127\" valign=\"top\"><strong>760.000.000<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><strong><br \/>\n<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>I. DASAR PEMIKIRAN Era perjuangan rintisan berdiri dan beroperasinya \u00a0Baitul Mal wa Tamwil (BMT) sejak tahun 1980-an berlangsung sekitar lima belas tahun. Era pertumbuhan yang luar biasa kemudian terjadi pada pertengahan tahun 1990-an. Sejak kurun itu, fenomenanya bisa disebut sebagai gerakan BMT, karena berskala nasional dan cukup masif. Kini, jutaan orang bisa dilayani oleh ribuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[6],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1006"}],"collection":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1006"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1011,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1006\/revisions\/1011"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/permodalanbmt.com\/bmtcenter\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}